7 Kehangatan Khas Ibu
— Yang Selalu Membuat Kita Rindu
Banyak orang berperan
penting dalam hidup kita. Tapi Ibu, tak ayal jadi salah satu yang paling
penting diantara semuanya. Berbagai fase hidup yang dilalui menjadi
lebih ringan karena kehadirannya. Seberat apapun ujian yang diberikan
semesta, kehadiran Ibu membuat semua bearable dan bisa dihadapi dengan
waras saja.
Saat jauh dari Ibu
atau terpaksa tinggal terpisah kota, ada kehangatan khas Ibu yang
membuat kita selalu teringat padanya. Ibu memang istimewa. Dia bisa kita
rindukan di mana saja
- Waktu kita kebingungan cari makan, masakan sederhana Ibu selalu muncul di pikiran
Kehangatan masakan Ibu selalu membuat kita rindu
Saat sedang di rumah kita sering memandang sebelah mata pada masakan yang disiapkan Ibu tiap harinya.
“Apaan nih Bu? Kangkung lagi? Bayam lagi? Yaaaah…lauknya tempe lagi. Ibu Ih gak kreatif!”
Masakan sederhana
macam sayur bening, tumis kangkung, sampai tempe goreng membuat kita
sering protes pada Ibu. Kelihatannya Ibu ini gak kreatif sekali.
Masaknya itu lagi, itu lagi.
Baru saat jauh dari
rumah dan mesti tinggal sendiri kehangatan masakan khas rumahan
menghantam. Membangunkan kita dengan keras, seperti dihajar palu godam.
Masakan di kafe atau resto boleh kelihatan lebih menggoda. Tapi tetap
masakan Ibu juaranya.
2. Ibu selalu memprioritaskan keluarga dulu. Hebatnya dia selalu bisa menunggu
Hebatnya Ibu selalu bisa menunggu
Kebutuhan Ibu juga
tidak kalah banyak dibanding kita. Oven andalannya yang jadi teman setia
untuk membuat kue mulai sering rusak saat dipakai. Wajahnya juga sering
terlihat lebih polos dari biasanya – karena Ibu memilih tidak membeli
bedak dulu demi biaya kuliahmu dan adik di semester selanjutnya.
“Eh Kak, Ibu lihat cleanser khusus muka berminyak murah di Bilna.com . Ada juga kamera buat Bapak. Beli gak ya?”
“Ibu gak beli oven sekalian? Oven yang biasa Ibu pakai buat bikin kue udah sering rusak kan….”
“Ah, Ibu masih bisa pakai oven yang lama kok Kak. Kamu sama Bapak aja dulu..”
Entah dari mana dia punya kesabaran macam itu. Nampaknya selama kamu dan keluarga bahagia, Ibu bisa menunggu.
3. Saat sedang sedih-sedihnya, anehnya Ibu selalu punya saran yang melegakan dada
Anehnya Ibu selalu punya saran yang melegakan dada
Saat patah hati,
ditegur atasan, menghadapi tantangan besar dalam urusan studi dan
pekerjaan — Ibu selalu jadi tempat curhat yang bisa diandalkan. Memang
ada teman-teman yang juga bisa jadi tempat berbagi cerita. Tapi saran
dari Ibu harus diakui yang paling bisa melegakan dada.
Saat kamu mengeluh,
“Bu..kerjaanku gimana ini ya?”
Jawaban sederhana
macam, “Dijalanin dulu aja Kak. Rejeki gak ke mana.” anehnya membuat
beban di bahumu terasa lebih ringan setelahnya. Saran-saran dari Ibu
harus diakui, berbeda.
4. Intuisi Ibu tak perlu lagi diragukan tajamnya. Mata ketiganya selalu awas mengawasi kita
Mata ketiganya selalu awas mengawasi kita
Ibu seperti punya mata
ketiga yang bisa mengamati kita di mana saja. Out of the blue Ibu bisa
menelepon demi menanyakan kabar, tepat di saat kamu menunggu pengumuman
promosi di kantor dengan hati berdebar. Ibu juga punya sambungan khusus
ke hatimu. Tanpa perlu bercerita dia bisa tahu kapan kamu sedih, kecewa,
bahkan bisa menebak saat kamu membohonginya.
Meskipun tidak ada di
sisi Ibu tidak pernah pergi. Dia mendampingi kita dalam berbagai wujud
yang bahkan sering tidak kita sadari.
5. Versi terburuk kita sebagai manusia pasti Ibu terima.
Padanya, kita temukan cinta yang apa adanya.
Padanya kita temukan cinta yang menerima.
Rekan kerja boleh
mengkritik saat performa kita menurun. Sahabat juga boleh protes saat
prioritas kita terpecah, tidak bisa lagi mendengarkan cerita dan
memberinya masukan. Cuma pada Ibu, berbagai versi kita bisa diterima
dengan tangan terbuka. Tanpa perlu pretensi di depannya.
Dia akan tetap cinta
pada anaknya yang sedang bergelung dalam menahan patah hati. Waktu
kinerja kita terjun bebas, di matanya kita selalu layak mendapatkan
penghargaan. Kita tetap jadi anak terhebat yang pernah dia lahirkan.
Tak perlu pergi ke mana-mana agar bisa diterima. Selama Ibu ada, kamu tak akan kehilangan cinta.
6. Kamu sering rindu
pada kecerdikan Ibu
Bagaimana dia pintar mengatur waktu demi memastikan tak ada yang kurang dalam keluargamu
Kamu sering heran pada piawainya Ibu
Kadang kamu kehabisan
akal saat melihat bagaimana Ibu bekerja. Di pagi hari dia sigap
menyiapkan sarapan untuk keluarga. Memastikan Ayah, kamu, dan adik
berangkat dengan perut hangat. Sampai sore Ibu masih bekerja. Tapi
hebatnya semua urusan rumah tetap selesai tepat waktunya.
Belakangan kamu
mengerti kalau Ibu tidak main-main dalam mengerjakan semua kewajibannya.
Di tengah jam kerja dia menyempatkan diri browsing ke Bilna.com untuk
membeli berbagai kebutuhan rumah. Buatnya ini menghemat waktu. Dalam
beberapa klik saja kebutuhan dapur bulanan, mainan adikmu, sampai gadget
untuk kado ayahmu bisa dibelinya.Semuanya bisa dikerjakan oleh seorang makhluk ciptaan Tuhan yang kita sebut Ibu.
Jadi buat semua yang sayang kepada ibunya mari bahagiakan beliau dengan segala kemampuan yang kita punya, mari buat beliau bangga memiliki seseorang seperti kita, dan mari buat beliau selalu bahagia disepanjang hidupnya :)


0 Yang Komen Nih:
Posting Komentar