Apa yang ia harapkan?
Mendapatkan tempat sempurna seperti yang selama ini ia bayangkan?
Siapa memangnya ia sehingga bisa
berpikir akan mendapatkannya?
Apa memangnya yang ia miliki
sehingga bisa berpikir akan mendapatkannya?
Ia bahkan jauh dari sempurna, lantas
mengapa harus berharap mendapatkan tempat yang sempurna?
Padahal ia baru saja menemukan
tempat itu, merasa bahwa tempat itu adalah tempat yang selama ini dicari,
merasa bahwa tempat itu memang pantas didapatkannya, merasa bahwa memang ia
harus berada disana.
Tapi mengapa sekarang ia merasa
bahwa tempat itu tidak sesempurna yang ia harapkan?
Semuanya terasa semakin rumit!
Ia sudah merasa nyaman tinggal di
tempat itu, merasa aman, merasa tenang.
Lalu ia berpikir ingin meninggalkan
tempat itu dan mencari tempat yang jauh lebih baik.
Apakah ia akan menemukan tempat lain
yang jauh lebih indah?
TIDAK!
Ia baru saja menemukannya, dan ia
tidak akan semudah itu meninggalkannya.
Sudah susah payah ia harus mencari,
mencari kesana-kemari, menilai setiap tempat yang pernah ia datangi, berkunjung
kebanyak tempat hanya untuk membandingkan dimanakah tempat yang sesuai dengan
hatinya.
Dan sekarang setelah ia menemukannya
lantas ia akan meninggalkannya juga? Secepat itu?
HAHA, ia sangat lucu!
Bukankah setiap tempat memiliki
kekurangan dan kelebihannya masing-masing?
Kembali kepertanyaan awal. Siapa memangnya
ia sehingga bisa berpikir akan mendapatkannya?
Apa memangnya yang ia miliki
sehingga bisa berpikir akan mendapatkannya?

0 Yang Komen Nih:
Posting Komentar